Connect with us

Pilkada

PKB dan Golkar Tetap Komit Bersama Jokowi

Diterbitkan

Pada

Parpol koalisi pendukung Jokowi

Jakarta, rakyatbangkit.com – Partai Golkar tetap berkomitmen sejak awal untuk mengusung Joko Widodo (Jokowi) di Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang. Komitmen tersebut, sekaligus menepis isu yang berkembang bahwa Partai Golkar bersama PKB akan keluar dari koalisi dan membentuk poros baru.

Penegasan serupa, juga disampaikan Sekjen PKB, Abdul Kadir Karding, di kantor DPP PKB, Jl Raden Saleh, Jakarta Pusat, Rabu (8/8/2018).

“Sekalipun ada dinamika koalisi yang begitu cair menjelang pendaftaran, Partai Golkar tidak akan keluar dari koalisi Jokowi. Tidak ada sama sekali niat keluar. Tidak benar isu yang beredar,” ujar Ketua Fraksi Partai Golkar, Melkias Marcus Mekeng, di Jakarta, Kamis (9/8/2018).

Isu yang beredar menyebutkan bahwa Partai Golkar akan keluar dari koalisi pengusung Jokowi bersama PKB, dan kemudian bergabung membentuk poros ketiga bersama Partai Demokrat yang kini tengah mengalami goncangan keras dengan Gerindra.

Mekeng menjelaskan, sikap Partai Golkar sudah ditentukan lewat Musyawarah Nasional (Munas) dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas). Untuk bisa mengubahnya harus melalui forum yang sama dan itu tidak ada dalam agenda Golkar.

“Tidak ada agenda itu. Kita sudah tetapkan lewat Munas dan Rapimnas. Jadi Golkar konsisten bersama Jokowi,” ujar Ketua Komisi XI DPR ini.

Dia menegaskan posisi Partai Golkar saat ini adalah menunggu pengumuman calon wakil presiden (cawapres) Jokowi. Partai Golkar menyerahkan sepenuhnya ke Jokowi untuk menentukan siapa yang akan mendampinginya nanti.

Hal yang sama disampaikan Ketua DPP Partai Golkar bidang Media dan Pengalangan Opini, Tb Ace Hasan Syadzily. Dia menegaskan bahwa partainya tidak akan pernah keluar dari koalisi Jokowi. “Enggak ada itu,” kata Ace.

Sementara itu, Abdul Kadir Karding mengatakan, meskipun terjadi dinamika politik muncul menjelang hari-hari terakhir pendaftaran capres-cawapres, namun pihaknya tetap mendukung Jokowi pada Pilpres 2019.

BACA JUGA :  Kuasa Hukum LE Laporkan Tiga Pesaingnya ke Bawaslu

“Potensinya tergantung PKB, PKB kan sudah sejak awal menyatakan dukungan ke Pak Jokowi,” ujarnya.

Karding juga menekankan dorongan PKB agar Jokowi menggandeng Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai cawapres. Karding menolak berandai-andai jika Jokowi memutuskan pilihan lain sebagai cawapresnya.

“Bukan hanya berharap, mendorong, mendorong, berdoa, berusaha,” kata Karding soal dorongan agar Cak Imin menjadi cawapres.

Soal inisial M yang disebut Jokowi sebagai cawapres, Karding menyebut huruf itu dimiliki banyak orang.

“Huruf M kan banyak. Muhaimin Iskandar, Ma’ruf Amin, Mahfud, Moeldoko. Tergantung gimana Pak Jokowi sama rapatnya dengan partai-partai,” katanya menambahkan. (RB-5)

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

can i buy zoloft online, zithromax without prescription