Connect with us

Daerah

Percepat Penanganan Dampak Gempa, Menko PMK Terjunkan Tim Gabungan

Diterbitkan

Pada

Menko PMK, Puan Maharani

Jakarta, rakyatbangkit.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam percepatan penanganan dampak bencana gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (5/8/2018).

Puan menyatakan bahwa pihaknya sudah menurunkan tim gabungan pusat dan daerah. Selain upaya pencarian korban, evakuasi dan penyelamatan korban, Menko PMK menyatakan bahwa telah dibuka Rumah Sakit Lapangan yang memberikan layanan 24 jam di beberapa kota (Mataram, Lombok Timur, Lombok Barat, Lombok Utara dan Lombok Tengah), pembangunan tenda pengungsian dan penyaluran logistik.

“Saya turut berduka cita atas jatuhnya korban jiwa akibat gempa di NTB yang terjadi hari Minggu 5 Agustus 2018. Semoga seluruh masyarakat NTB diberikan kekuatan oleh Allah SWT untuk menghadapi ujian ini,” kata Menko Puan, di Jakarta, kemarin.

Ditambahkannya, pemerintah juga menyediakan pusat trauma healing kepada para korban selamat di pengungsian.

“Saya sudah minta agar Kemensos menyediakan trauma healing, telah diberangkatkan Tim Layanan Dasar Psikososial dari Kemensos yang bergabung dengan Tim Psikososial Mabes TNI yang sudah tiba sebelumnya,” ujarnya.

Menko Puan menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait agar memberikan pelayanam dan penanganan bagi para korban dengan cepat sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.

“Saya terus koordinasikan penanganan korban bencana gempa bumi yang terjadi di NTB dan telah memerintahkan lembaga terkait baik di pusat maupun di daerah untuk memberikan bantuan yang cepat bagi para korban,” kata Menko Puan.

Mengingat saat ini musim kemarau dan pasokan air minum di pengungsian terbatas, Menko Puan memerintahkan agar segera dikerahkan mobil unit tangki air bersih dan pemasangan tandon air di pusat pengungsian dan rumah sakit lapangan.

BACA JUGA :  Sukseskan Asian Games 2018, BPBD Aktifkan Pos Komando

Selain itu, dalam beberapa hari ke depan akan ditambah tenda pengungsi, sellimut, tambahan dapur umum, dan genset untuk penerangan.

Terakhir, Menko PMK meminta agar Kemendikbud memastikan layanan pendidikan khusus selama dalam pengungsian bagi korban usia sekolah dapat berjalan baik. (RB-5)

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

can i buy zoloft online, zithromax without prescription