Connect with us

Nasional

Menkes: Jangan Takut Haram, MUI Membolehkan Imunisasi MR

Diterbitkan

Pada

Jakarta, rakyatbangkit.com – Menteri Kesehatan RI Prof Dr dr Nila Farid Moeloek, SpM (K) mengimbau orang tua agar mau memvaksin anaknya tanpa takut kegiatan itu haram menyusul adanya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 4 tahun 2016 tentang imunisasi Measles Rubella. Saat ini program imunisasi MR tengah berlangsung di luar Pulau Jawa.

“Isinya bukan menolak, tapi malah memperbolehkan kegiatan imunisasi. Saya kira MUI tidak menolak. Karena sudah ada fatwa MUI tentang imunisasi nomor 4 tahun 2016″, ujar Menkes di Jakarta, Kamis (2/8/2018).

Menkes Nila menyatakan setiap anak yang dapat imunisasi dijamin tidak memicu bahaya. Imunisasi tetap diperkenankan dalam hal pencegahan penyakit. Dalam pelaksanaan program imunisasi MR ini anak-anak nantinya akan terhindar dari risiko penyakit campak dan rubella.

“Campak dan Rubella dapat mengancam kesehatan seorang anak yang seharusnya dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal,“ kata Menkes Nila.

Berdasarkan Data Kementerian Kesehatan, selama tahun 2010-2017 ada 27.834 kasus penyakit campak dilaporkan. Salah satunya pernah terjadi KLB di Suku Asmat, Papua yang mengakibatkan ratusan anak meninggal dunia.

Anak yang terserang campak, ujar Menkes Nila, akan mengalami gejala serius. Seperti demam tinggi, mata merah dan timbul infeksi, sampai mengalami risiko kebutaan.

Sementara itu, Data Kementerian Kesehatan pada 2013-2017 juga mencatat ada 31.449 kasus rubella telah dilaporkan. Rubella adalah penyakit akut sampai ringan, yang sering menginfeksi anak dan dewasa muda.

“Rubella bisa menyebabkan kelainan pada anak dan tidak bisa kita obati. Kita tidak bisa matikan virus yang sudah masuk ke dalam tubuh,” ungkap Menkes Nila.

Penyakit Rubella ini biasanya mudah menyerang ibu hamil di awal kehamilan. Saat ibu hamil terserang, dampaknya memicu keguguran sampai anak lahir cacat, dengan kondisi tuli. Beberapa anak juga dapat mengalami gagal jantung yang fatal sekali. Maka semua anak usia 9 bulan-18 tahun wajib dapat imunisasi MR untuk mencegah dampak dari penyakit tersebut.

BACA JUGA :  Pemerintah Beri Bantuan Alat Tangkap Nelayan Dobo

Soal label halal yang dicantumkan dalam botol vaksin, Menkes Nila mengatakan tengah berproses. Bukan berarti sesuatu yang belum memiliki sertifikat halal, tidak lantas disebut haram.

“Kita terus berproses agar vaksin atau imunisasi ini benar-benar merupakan sesuatu yang jelas manfaatnya, kebaikannya dan patut digunakan di masyarakat,” tegasnya.

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

can i buy zoloft online, zithromax without prescription